Jumat, 05 November 2010

Keadaan Bulan Oktober di SMA N 1 Kupang Barat

Pukul 08:08 WITA (20 Oktober 2010) saya berangkat ke SMA N 1 Kupang Barat. Kunjungan kali ini bermaksud untuk silaturahmi dengan warga sekolah sekaligus untuk pengecekan semua peralatan SeaEduNet. Tepat pukul 10:08 WITA saya dan pendamping lokal (Pak Obednego Buitlena, SE) mengecek semua peralatan SeaEduNet. Pada pengecekan kali ini, sinyal untuk semua channel mengalami penurunan. Misalnya sapa channel Seamolec, dulunya (per 7 Agustus 2010) mempunyai SNR 80% dan bisa terima streaming. Tapi untuk saat ini channel Seamolec hanya mempunyai SNR 63%.
Setelah mengetahui perubahan ini, akhirnya saya langsung pointing ulang parabola itu. Alhamdulillah untuk channel Seamolec mendapatkan SNR 79%. Sedangkan untuk channel yang lainnya diatas 82%. Setelah mendapatkan SNR 79% akhirnya saya langsung pengecekan data yang ada di digiserver. Ternyata masih belum ada datanya.
Kemudian saya cek satu persatu koneksi. Yang saya cek pertama adalah sambungan langsung dari laptop ke digibox, dan hasilnya bisa terkoneksi dan tanpa RTO. Cek yang kedua, dari laptop ke digibox melalui digiserver dan hasilnya sering RTO. Cek yang ketiga dari laptop ke digiserver dan hasilnya pun tanpa RTO.
Agar tidak terjadi RTO, akhirnya saya coba ganti NIC untuk Eth1 dengan NIC yang lainnya. Namun hasilnya masih sering RTO.
Karena waktu sudah menunjukkan pukul 15:30 WITA, akhirnya saya dan pendamping lokalpun menunda pekerjaan ini. Rencananya pekerjaan ini akan diselesaikan pada rabu minggu depan.
---
Rabu minggu ini (27 Oktober 2010) saya berangkat lebih awal (07:30 WITA), karena pekerjaan minggu kemarin masih belum terselesaikan. Tanpa menunggu pendamping lokal yang sedang mengajar siswa-siswanya, akhirnya saya cek lagi semua peralatan SeaEduNet. Sungguh terkejut, karena channel yang minggu kemarin bertuliskan SEAMOLEC dan mendapatkan SNR 79% ternyata berubah menjadi channel Trans TV yang memiliki SNR 79%.
Saya coba setting transponder channel itu menjadi 3789 (Seamolec). Dan pada transponder itu untuk channel Seamolec masih memiliki SNR 79%. Namun setelah saya restart digiboxnya, transpondernya berubah lagi menjadi transponder dan channel Trans TV.
Kendali yang saya hadapi lainnya adalah jika terjadi hujan. Maka semua sinyal berubah menjadi 63%. Padahal semua mur yang ada pada parabola sudah saya kunci sekencang mungkin.
Sumber : Wasum blog's

Keadaan Bulan Oktober di SMA N 2 Kupang Timur

Tepat pukul 07:50 WITA (19 Oktober 2010) saya berangkat ke SMA N 2 Kupang Timur. Rencananya disana saya akan mengecek semua peralatan SeaEduNet dan sekaligus silaturahmi dengan semua warga sekolah. Alhamdulillah pukul 09:10 WITA saya sudah berada di Ruang Kepala Sekolah untuk membicarakan maksud kedatanganku.
Tepak pukul 10:00 WITA, saya dan pendamping lokal ( Pak Albert S. Mali, S.Pd) mengecek peralatan SeaEdunet. Alhamdulillah dari hasil pengecekan ini kami tidak mengalami kendala. Karena SNR Seamolec masih tetap 76%, streaming masih berjalan baik dan transfer data dari Seamolec masih bisa dilakukan.
Setelah pengecekan itu, selanjutkan kegiatan kami adalah memperbaiki LAN yang ada di Labkom. Client yang kami maintenance berjumlah 10 PC. Hal itu kami lakukan, karena kabel dan konfigurasi jaringannya belum satu class dengan peralatan SeaEduNet..
Sumber : Wasum blog's

Keadaan Bulan Oktober di SMA N 1 Kupang Tengah

Rencananya hari ini (18 Oktober 2010) saya akan berkunjung ke SMA N 1 Kupang Tengah untuk pengecekan peralatan SeaEduNet dan sekaligus kunjungan pertama setelah liburan selama masa-masa lebaran. Alhadmulillah, tepat pukul 08:10 WITA saya berangkat ke sekolah tersebut dan baru tiba di sekolah pukul 09:15 WITA.
Setelah tiba di sana, saya di sambut oleh beberapa mahasiswa yang PPL dari Universitas PGRI Kupang. Tanpa menunggu terlalu lama, akhirnya saya bisa dipertemukan dengan kepala sekolah. Pak Melkis A.L. Oematan, S.Pd nama lengkap beliau.
Hanya membutuhkan waktu kurang dari 20 menit saya berbincang-bincang dengan beliau dan menyampaikan maksud kedatanganku, akhirnya saya segera mengecek semua peralatan SeaEduNet dan didampingi oleh pendamping lokal (Pak Dedy Yohanis Lae). Alhamdulillah, channel untuk Seamolec masih memiliki SNR 86% dan koneksi dari client ke digiserver masih berjalan dengan baik.
Namun ada yang berubah, 2 NIC yang diberikan dari Seamolec untuk dipasangkan ke Digiserver agak mengalami kendala. Karena saya coba ping dari laptopku ke digibox melalui digiserver terlalu banyak yang RTO, tapi kalau saya ping dari laptop dan langsung ke digibox selalu ada koneksi. Dari kendala itu menyebabkan streaming video dari Seamolec terputus-putus dan pengiriman paket data dari Seamolec ke SMA N 1 Kupang Tengah belum bisa dilakukan.
Sebagai informasi tambahan, jika ada dua/lebih client yang dihidupkan maka listrik di sekolahan ini mendadak mati karena daya listriknya kurang memadai.
Sumber : Wasum blog's

Senin, 25 Oktober 2010

Sekilas tentang kondisi di SMPN 1 Malaka Tengah

Sekolah ini berada di Betun, Kecamatan Malaka Tengah lebih kurang 70 KM dari Atambua (3 jam perjalanan). Sekolah ini hanya mendapat supply listrik mulai jam 5 sore - jam 7 pagi. selain itu di sekolah ini belum memiliki Lab. komputer yang baik, karena hanya memiliki 2 buah komputer yang dapat di operasikan. Satu buah untuk server seaedunet dan yang satu lagi untuk client, pada client juga tidak dapat mengeluarkan suara karena driver komputernya tidak tersedia.

Selain itu ketika saya mengecek daerah sekitar untuk menentukan dimana layanan internet yang tersedia, ternyata di Betun kecamatan Malaka Tengah ini belum terdapat layanan internet kecamatan yang dapat dioperasikan, ada satu titik di Malaka Jaya namun itu pun sampai saat ini belum beroperasi. Biasa mahasiswa mengirimkan tugas mereka dengan pergi ke Atambua untuk mencari Warnet. (jarak Betun - Atambua sekitar 3 Jam perjalanan).

Laporan Titik ke 2 SMPN 1 Malaka Tengah

Rabu, 13-Okt-2010

Tiba di SMPN 1 Malaka Tengah, Bermalam di Salah satu ruang kelas SMPN 1 Malaka Tengah.

Mengecek Parabola. Sedikit Terhalang dengan pohon, pohon di tebang.



Kamis, 14 - Okt - 2010

Mengecek siaran seaedunet, belum dapat tampil siaran. mengecek server (memiliki RAM 256 MB), ping ke digibox tidak bisa karena mungkin server hanya memiliki RAM yang kecil. file seaedunet dan moodle sudah dapat ditampilkan pada komputer client namun belum ada data yang dikirim. SNR Seamolec 84 %


Mengecek dari digibox langsung ke komputer, siaran belum ada.





Jum'at, 15-Okt-2010

Menukar Komputer server dengan Client karena spek komputer client lebih mendukung untuk server (512MB).












Sabtu, 16-Okt-2010

Memberikan pelatihan tentang bagaimana menggunakan infocus kepada pendamping lokal dan beberapa guru.

Minggu, 17-Okt-2010

Memberikan contoh pelatihan pengoperasian dan pengkabelan server seaedunet.







Senin, 18-Okt-2010

Memberikan pendalaman pelatihan dan praktek ten

tang bagaimana mengoperasikan seaedunet.


Pendamping Kegiatan :

Johanes Seran, Spd.

085238017581

Pius Nahak

085239302230

Mengecek daerah sekitar ternyata di Betun Kecamatan Malaka Tengah belum terdapat Pusat Layanan internet yang bisa beroperasi. Mahasiswa biasa mengirimkan tugas melalui Email dengan pergi ke Atambua yang berjarak tempuh sekitar 3 jam.







Selasa, 19-Okt-2010

Bertemu dengan mahasiswa dan memberikan pengarahan tentang perkuliahan.

Mahasiswa juga mendapat pengarahan dan praktek tentang bagaimana mengoperasikan seaedunet.








ada 13 orang mahasiswa yang datang. Salah satu mahasiswa memiliki laptop dan memiliki modem Internet, jadi diadakan juga pelatihan bagaimana menggunakan internet dengan modem sehingga mahasiswa tidak perlu lagi pergi ke Atambua hanya untuk mengirimkan tugas.

Ketua :

Agustinus Tae

085239372873

agustinustae_guruntt@yahoo.co.id

Sekretaris :

Fransiska Hoar

081339399198

fransiskahoar_guruntt@yahoo.co.id



Rabu, 20-Okt-2010

Berangkat menuju SMPN 2 Malaka Tengah (Kaputu).